Blog

Yang Hilang dari Pesantren Kita

Oleh: Syahrul Ramadhan Pembicaraan tentang awal mula pondok pesantren tidak akan pernah mencapai titik terang, sebab pondok pesantren telah setua Islam di Indonesia itu sendiri. Pelacakan secara ilmiah terhadap hal itu akan berujung pada banyak pilihan teori dan penyimpulan subjektif belaka. Namun, sejarah tidak hanya berisi awal mula, rekam jejak perkembangan juga termasuk darinya. Tentunya, … Lanjutkan membaca Yang Hilang dari Pesantren Kita

Iklan

Posisi Kyai Hasyim terhadap Keharusan Bermadzhab, Taqlid, dan Ijtihad

Oleh: Syahrul Ramadhan Dua Kali Kyai Hasyim menyebut bahwa kaum awam tidak perlu bermadzhab (Risalah Ahl al-Sunnah wa al-Jamaah, 1481 H: 16 dan Ziyadat al-Ta’liqat, t.th: 88). Di sisi lain beliau menyatakan “wajib bagi mereka yang tidak memenuhi kriteria mujtahid mutlak untuk bertaqlid kepada suatu mazhab" (Risalah Ahl al-Sunnah wa al-Jamaah, 1481 H: 16), dan … Lanjutkan membaca Posisi Kyai Hasyim terhadap Keharusan Bermadzhab, Taqlid, dan Ijtihad

Abstrak kitab Dhou’ al-Mishbaah fii Bayaan Ahkaam al-Nikaah

Oleh: Syahrul Ramadhan Pernikahan sudah menjadi hal yang sangat wajar bagi manusia, tak terkecuali para pelajar ilmu agama. Pada masa Kyai Hasyim menyebarkan ajaran Islam lewat pondok pesantren yang beliau dirikan, tak sedikit santrinya yang sudah menikah. Karena mereka adalah pelajar ilmu agama Islam, sudah menjadi kewajiban bagi mereka untuk memahami pernikahan dari sudut pandang … Lanjutkan membaca Abstrak kitab Dhou’ al-Mishbaah fii Bayaan Ahkaam al-Nikaah

Ulasan Pesan Kyai Hasyim dalam Asad Shahab Hlm 74-48

Oleh: Syahrul Ramadhan “Bagaimana bisa umat Islam terpecah belah padahal Al-Qur’an hanya satu, nabi mereka, Muhammad SAW, hanya satu, dan kiblat mereka, ka’bah, juga satu. Agama juga tidak memerintah untuk berpecah belah, apalagi saling mengafirkan. Perpecahan sejatinya merupakan akibat dari permusuhan umat Islam”. “Selagi orang Islam tetap Islam, perbedaan madzhab dan masalah furu’ tidak mungkin … Lanjutkan membaca Ulasan Pesan Kyai Hasyim dalam Asad Shahab Hlm 74-48

Apresiasi Islam dan Indonesia terhadap Perempuan

Oleh: Muhammad Masnun Seringkali masalah keperempuanan selalu didengungkan untuk memojokkan Islam. Padahal bila ditelusuri lebih dalam maka Islamlah yang mengangkat martabat perempuan. Dalam sejarahnya Islam telah menjunjung kaum perempuan yang awalnya tidak dihargai sama sekali. Namun dewasa ini Islam malah dipojokkan dengan isu gender. Sebelum ada Islam, biasa disebut zaman Jahiliyah, anak perempuan sering dikubur … Lanjutkan membaca Apresiasi Islam dan Indonesia terhadap Perempuan