(Tidak) Ada Nasionalisme?

Oleh : Muh. Sutan Rekaman Jejak Hari kita cerah, angin lembut dan suasana damai serentak menyejukkan badan dan pikir. Ini keramahan yang ditawarkan bangsa Indonesia selepas beberapa tahun silam cukup mencekam.  Lantas, syukur menjadi hal yang penting untuk mengiringi perjalanan kita menuju ‘kebenaran’ sikap hidup. Kaum pribumi, memang sudah melewati corak kultural yang menakjubkan dari … Lanjutkan membaca (Tidak) Ada Nasionalisme?

Iklan

Kue Basah dan Nilai-Nilai

Oleh: Arif Furqon Lidah kita tidak akan pernah lupa bagaimana nikmatnya lemper, brubi, nogosari, bikang, apem dan berbagai jajanan tradisional lainnya yang tergolong kue basah. Tiga sampai lima kue mungkin sudah cukup membuat kita merasa kenyang. Kue yang empuk, lembut dan kadang agak kenyal serta nyaman di perut ini juga menjadi tradisi kuliner yang masing-masing … Lanjutkan membaca Kue Basah dan Nilai-Nilai

Kisah Lima Sila dan Manusia Hijau

Oleh: Syahrul Ramadhan Sebagai pemeluk agama dan warga negara tertentu, akan ada dua dasar yang bisa dipakai dalam meniti kehidupan. Pertama, dasar agama. Kedua, dasar negara. Permasalahannya kemudian adalah manakah di antara dua dasar tersebut yang akan diteguhkan sebagai dasar yang lebih awal. "Mengapa harus memilih?", mungkin sebagian orang akan langsung mengajukan pertanyaan seperti itu … Lanjutkan membaca Kisah Lima Sila dan Manusia Hijau

Ketika Hukum Berbicara Hukuman Mati

Oleh: Nur Rifqi Hukuman mati telah menjadi wacana umum untuk dibicarakan oleh seluruh lapisan masyarakat dewasa ini. Telah ramai diberitakan oleh media cetak maupun elektronik terkait hukuman mati bagi para bandar hingga pengedar narkoba di Indonesia. Hal ini menimbulkan berbagai reaksi dari berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri. Banyak dari mereka mendukung pelaksanaan … Lanjutkan membaca Ketika Hukum Berbicara Hukuman Mati

Memetik Arti, Perbedaan “Julie Estelle dan Sandra Dewi”

Oleh: Syahrul Ramadhan Islam mempunyai konsep yang khas mengenai sikap seseorang atas kebutuhan hidup: sandang, pangan, dan papan. Secara sederhana konsep tersebut seperti ini, “Cukupilah kebutuhan tersebut untuk mempertahankan nyawa, namun janganlah terlena padanya.” sebuah sikap yang moderat. Terdapat sebuah sekat yang cukup jelas dalam praktik pemenuhan kebutuhan hidup tersebut, yaitu “jangan terlena”. Silakan didefinisikan … Lanjutkan membaca Memetik Arti, Perbedaan “Julie Estelle dan Sandra Dewi”