Apresiasi Islam dan Indonesia terhadap Perempuan

Oleh: Muhammad Masnun Seringkali masalah keperempuanan selalu didengungkan untuk memojokkan Islam. Padahal bila ditelusuri lebih dalam maka Islamlah yang mengangkat martabat perempuan. Dalam sejarahnya Islam telah menjunjung kaum perempuan yang awalnya tidak dihargai sama sekali. Namun dewasa ini Islam malah dipojokkan dengan isu gender. Sebelum ada Islam, biasa disebut zaman Jahiliyah, anak perempuan sering dikubur … Lanjutkan membaca Apresiasi Islam dan Indonesia terhadap Perempuan

Iklan

Keilmuan Islam dari Timur Tengah ke Indonesia

Oleh: Syahrul Ramadhan Islam dibawa oleh Nabi Muhammad SAW dengan titik permulaan di Makkah, Timur Tengah. Bahasa yang digunakan sebagai media penyebaran menganut bahasa lokasi tersebut, Bahasa Arab. Kemudian hari, Islam terus menyebar, terutama esensi Islam yang termuat dalam keilmuan khasnya, keilmuan Islam. Penyebaran tersebut akhirnya sampai ke Indonesia lewat para muballigh. Maka, keilmuan Islam … Lanjutkan membaca Keilmuan Islam dari Timur Tengah ke Indonesia

(Tidak) Ada Nasionalisme?

Oleh : Muh. Sutan Rekaman Jejak Hari kita cerah, angin lembut dan suasana damai serentak menyejukkan badan dan pikir. Ini keramahan yang ditawarkan bangsa Indonesia selepas beberapa tahun silam cukup mencekam.  Lantas, syukur menjadi hal yang penting untuk mengiringi perjalanan kita menuju ‘kebenaran’ sikap hidup. Kaum pribumi, memang sudah melewati corak kultural yang menakjubkan dari … Lanjutkan membaca (Tidak) Ada Nasionalisme?

Kue Basah dan Nilai-Nilai

Oleh: Arif Furqon Lidah kita tidak akan pernah lupa bagaimana nikmatnya lemper, brubi, nogosari, bikang, apem dan berbagai jajanan tradisional lainnya yang tergolong kue basah. Tiga sampai lima kue mungkin sudah cukup membuat kita merasa kenyang. Kue yang empuk, lembut dan kadang agak kenyal serta nyaman di perut ini juga menjadi tradisi kuliner yang masing-masing … Lanjutkan membaca Kue Basah dan Nilai-Nilai

Kisah Lima Sila dan Manusia Hijau

Oleh: Syahrul Ramadhan Sebagai pemeluk agama dan warga negara tertentu, akan ada dua dasar yang bisa dipakai dalam meniti kehidupan. Pertama, dasar agama. Kedua, dasar negara. Permasalahannya kemudian adalah manakah di antara dua dasar tersebut yang akan diteguhkan sebagai dasar yang lebih awal. "Mengapa harus memilih?", mungkin sebagian orang akan langsung mengajukan pertanyaan seperti itu … Lanjutkan membaca Kisah Lima Sila dan Manusia Hijau